Ulama Yaman Motivasi Santri Dayah Ruhul Qurani

Berita133 Dilihat

KUPASAN.ID-Ulama pakar hadis dari Yaman Habib Shaleh bin Yahya Mauladawilah mengunjungi Dayah Ruhul Qurani (RQ), Meulaboh, Kamis, 2 November 2023.

Dalam kunjungannya ke dayah tersebut, Habib Shaleh memotivasi para santri dalam menuntut ilmu.

Kehadiran ulama hadis dari Yaman ini merupakan rangkaian safari dakwah di wilayah Barat Selatan yang diprakarsai oleh Majelis Mahabbah Rasulullah (MMR) Aceh Selatan, Majelis Darul Muhibbin Aceh Barat Daya, dan para alumni Ma’had Darul Lughah Wadda’wah (DALWA) Jawa Timur, asal Aceh.

“Kita ucapkan terima kasih banyak kepada pendiri Dayah Ruhul Qurani yaitu Bapak Haji Tito. Barangsiapa yang mendirikan dayah, maka ia mendapat seluruh pahala dari seluruh aktivitas kebaikan di dayah tersebut, seperti pahala belajar, pahala mengajar, pahala membaca Al-Quran, shalat, dan lainnya,” ujar Habib Shaleh.

Dalam tausiahnya, Habib Saleh mengutip beberapa kisah dalam Alquran tentang ilmu, kemudian ia membahas tentang pentingnya menuntut ilmu syariah dan ilmu dunia.

Habib Shaleh bin Yahya juga memberikan beberapa sanad dan ijazah secara umum kepada para santri, di antarnya adalah sanad dan ijazah hadis al-Musalsal bil Mahabbah.

Sementara itu, Pimpinan Dayah Ruhul Qurani Ust. H. Kamil Syafruddin, Lc. Dpl. mengaku bahagia atas kehadiran Habib Shaleh ke dayah tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat senang atas kehadiran ulama dari negeri Yaman. Semoga kehadiran Habib Shaleh bin Yahya ini menjadi sebuah keberkahan bagi Dayah Ruhul Qurani, baik di dunia maupun di akhirat.
Semoga menjadi penyemangat bagi para santri untuk terus belajar dan bisa melanjutkan pendidikan ke Timur Tengah, salah satunya ke negeri Yaman,” kata Kamil.

Habib Shaleh bin Yahya merupakan ulama muda Yaman yang lahir pada tahun 1978. Beliau belajar di Darul Musthafa, Tarim, yang diasuh oleh Habib Umar bin Hafidz. Beliau belajar di Darul Musthafa sejak tahun 2003 hingga tahun 2008. Setelah itu beliau melanjutkan kuliah ke Fakultas Islami di Saweun, Hadramaut.

Selain berguru pada Habib Umar, beliau juga belajar dan mengambil sanad keilmuan pada ulama terkemuka Yaman lainnya. Beliau pernah belajar pada Habib ‘Ali bin Masyur yang merupakan mufti Tarim, selama kurang lebih 13 tahun. Kemudian beliau juga belajar pada ulama besar lainnya seperti Habib Abu Bakar al-‘Adni, Habib Salim Assyatiri dan lainnya.

Dengan kapasitas keilmuannya, maka Habib Shaleh bin Yahya diamanahkan untuk menjadi salah satu tenaga pengajar di Ma’had Darul Musthafa, Tarim. Selain itu beliau juga aktif melakukan safari dakwah ke beberapa negara, di antaranya adalah Indonesia dan Malaysia. []

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *