Dukung Palestina, IKAT AJak Masyarakat Aceh Baca Qunut Nazilah

Berita, Headline88 Dilihat

KUPASAN.ID-Ketua Ikatan Alumni Timur Tengah (IKAT) Aceh Khalid Muddatstsir mengajak semua elemen masyarakat di Aceh untuk mendoakan dan membaca qunut nazilah bagi umat Islam Palestina di setiap shalat fardhu.

“Mari kita langitkan doa untuk para korban, dan kita baca qunut nazilah di setiap selesai shalat fardhu, sebagaimana ajakan para guru dan ulama kita di MPU, sebagai bentuk partisipasi dan solidaritas kita kepada saudara seiman di Palestina. Terlepas konflik ini kemanusiaan atau agama, namun mari kita doakan agar jembatan perdamaian dan keadilan segera terealisasi,” kata Khalid, Sabtu, 4 November 2023.

Khalid mengaku prihatin dengan apa yang terjadi di Palestina belakangan ini, sebabnya ia mengajak semua pihak menyuarakan untuk membantu rakyat Palestina.

“Tak bisa kita pungkiri, tragedi ini dapat menimbulkan dampak kemanusiaan yang lebih besar. Edukasi akar masalah konflik Palestina perlu kita syiarkan, agar sejarah tidak terkaburkan. Kesadaran terhadap sejarah merupakan langkah awal dalam mengubah respon dan tindakan,” ucap Khalid

Khalid mengatakan, tragedi yang meledak di Palestina adalah krisis kemanusiaan (al-azmah al-insaniyah) yang memprihatinkan yang sebenarnya sudah berlangsung sejak lama, bahkan sebelum Israel berdiri sebagai negara pada 1948.

“Kita sering salah memahami, yang terjadi di Palestina ini bukanlah konflik. Ini adalah penjajahan dan pendudukan ilegal tanah Palestina. Ini bukanlah konflik dengan dua pihak yang setara. Ini upaya Palestina melawan penjajahan Israel dan kolonialisme pemukim yang setiap hari merampas tanah Palestina sampai hari ini. Untuk mengenal isu di Palestina, harus diawali dengan menyakini bahwa ini adalah penjajahan,” kata Khalid.

Khalid Muddatstsir mengapresiasi pemerintah Indonesia yang memiliki prinsip jelas dan tegas dalam menyikapi isu Palestina. Indonesia yang dari dulu konsisten menuntut perdamaian dan membela hak warga Palestina patut ditiru negara lain.

Ia menegaskan pentingnya solidaritas global dalam menghadapi krisis ini. Menurutnya, tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina merupakan aib besar sejarah manusia modern pasca perang dunia kedua. []

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *